Minggu, 27 Desember 2009

UNSUR WEWENANG

WEWENANG

Perangkat, posisi dan peranan resmi untuk mengendalikan, mempengaruhi prilaku atau pribadi-pribadi lain. Wewenang juga sebagai alat untuk membatasi prilaku.
Pokok persoalan dari wewenang di dalam organisasi : Tidak hanya seberapa banyak wewenang, tetapi bagaimana wewenang itu dipergunakan dan oleh siapa

• Wewenang menurut orang yang memegangnya
Wewenang berguna karena merupakan mekanisme untuk melakukan koordinasi dan pengendalian di dalam organisasi. Orang harus disuruh bekerja tepat pada waktunya, harus menggunakan sebagian waktunya untuk bekerja ketimbang bercerita di ruang istirahat.
• Wewenang menurut para bawahan
Wewenang adalah mekanisme untuk memuaskan atau membuat frustasi bagi kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka didalam suatu hubungan yang membuat bawahan sebagai pihak yang bergantung.
• Kecendrungan untuk mematuhi wewenang
Terdapat kecendrungan manusia untuk patuh sekalipun pada wewenang yang sangat terbatas. Orang patuh tidak semata-mata karena takut kepada hukuman, seperti misalnya diberhentkan dari jabatan. Sebagian besar dari kita nampaknya mematuhi setiap orang yang menyandang wewenan, sekalipun wewenang yang paling sederhana yang menjebak.
• Keuntungan wewenang
Wewenang :
1. alat yang membatasi tidak meminta banyak kecerdikan atau banyak pengertian tentang motif-motif manusia.
2. Kebutuhan-kebutuhan bagi seorang atasan
3. Cara bagi atasan untuk menjamin keunggulannya

Menjalankan wewenang : secara pribadi menyenangkan bagi para atasan
Wewenang yang membatasi : mempunyai keuntungan memaksakan keteraturan dan penyesuaian terhadap hidup.
Selain memiliki keuntungan, wewenang memiliki kelemahan : Ketika wewenang “diruntuhkan” dengan “sabotase” dari bawahan, atasan membutuhkan wewenang lebih banyak sebab wewenang adalah satu-satunya alat yang ia ketahui bagaimana mempergunakannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar